TribunSolo/

Dosen Universitas Boyolali Wajib Gunakan Metode E-Learning dalam Perkuliahan

Untuk diketahui, e-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar.

Dosen Universitas Boyolali Wajib Gunakan Metode E-Learning dalam Perkuliahan
TribunSolo.com/Labib Zamani
Dosen Universitas Boyolali mengikuti pelatihan metode e-learning di ruang Rektorat Universitas Boyolali, Sabtu (9/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Semua dosen Universitas Boyolali diwajibkan untuk menggunakan e-learning dalam pelaksanaan perkuliahan terhadap mahasiswa.

Untuk diketahui, e-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar.

Rektor Universitas Boyolali, Irnawan Darori, mengatakan, keharusan bagi dosen untuk menggunakan metode e-learning karena tuntutan dan perkembangan zaman.

Tugas seorang dosen dalam melaksanakan tugas mengajar harus memiliki kemampuan dan keterampilan sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan saat ini.

Baca: Hadirkan Banyak Lomba untuk Binatang Peliharaan, Mini Zoo Kembali Digelar di Palur Plasa Karanganyar

"Dosen yg mengajar pada mahasiswa dengan cara konvensional tentu sudah tidak menjadi daya tarik," katanya saat memberikan pelatihan e-learning kepada para dosen di ruang Rektorat Universitas Boyolali, Sabtu (9/9/2017).

Karena tidak tertarik, kata dia, maka transformasi ilmu yang disampaikan dosen tentu tidak optimal.

Sehingga dalam upaya pembenahan bagi dosen, pihaknya mewajibkan bagi semua dosen dalam proses belajar mengajarnya menggunakan e-learning.

"Semua dosen baik yang statusnya tetap maupun tidak tetap wajib mengikuti pelatihan ini," ungkapnya.

Lebih jauh, tujuan pelatihan ini agar dosen memiliki kemampuan dan keterampilan dalam proses belajar mengajar dengan metode e learning.

Metode ini dapat memberi kemudahan bagi dosen yang akan mengusulkan kenaikan jabatan fungsional akademiknya.

"Ini sesuai dengan tuntutan dan harapan dari Dikti dan BAN-PT kaitannya dengan penyiapan akreditasi progdi maupun institusi," ungkapnya.

"Materi pelatihan ini meliputi, bahan ajar, dan silabus," jelas dia.(*)

Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help