TribunSolo/
Home »

Solo

Masa Reses, Fraksi PKS DPRD Solo Terima Laporan Perjudian Cap Ji Kia dari Sejumlah Ibu Rumah Tangga

bu-ibu rumah tangga mengeluh karena suaminya tidak pernah memberikan nafkah karena digunakan untuk perjudian Cap Ji Kia

Masa Reses, Fraksi PKS DPRD Solo Terima Laporan Perjudian Cap Ji Kia dari Sejumlah Ibu Rumah Tangga
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Ketua Fraksi PKS DPRD Solo, Sugeng Riyanto (kanan) ketika memberikan keterangan pers di Solo, Selasa (12/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Selama masa reses, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Solo menerima banyak laporan warga terkait maraknya perjudian jenis Cap Ji Kia.

Laporan itu sebagian besar disampaikan oleh ibu-ibu rumah tangga.

Ketua Fraksi PKS DPRD Solo, Sugeng Riyanto, mengatakan, laporan terkait perjudian Cap Ji Kia tersebut terjadi di semua daerah pemilihan PKS di lima kecamatan yang ada di Solo.

Reses tersebut telah dilaksanakan pada akhir Agustus 2017.

"Semua warga (ibu-ibu rumah tangga) banyak yang melaporkan maraknya perjudian Cap Ji Kia menimpa suami mereka," kata Sugeng di Solo, Selasa (12/9/2017).

Ibu-ibu rumah tangga mengeluh karena suaminya tidak pernah memberikan nafkah (uang) kepada mereka karena digunakan untuk perjudian Cap Ji Kia.

"Tidak sampainya penghasilan suami kepada istri inilah yang membuat ibu-ibu rumah tangga di lima dapil mengeluhkan," kata dia.

Anggota Fraksi PKS DPRD Solo, Abdul Gofar Ismail, meminta kepada aparat penegak hukum dan lingkungan masyarakat serta Pemkot Solo untuk menindak secara tegas para pelaku perjudian.

"Supaya ditindak perjudian Cap Ji Kia ini karena telah meresahkan warga," ungkapnya.

Menurut Gofar, faktor ekonomi menjadi penyebab utama yang mempengaruhi warga untuk melakukan aksi perjudian capjikia.

"Mereka berharap bisa menambah pemasukan, justru sebaliknya," jelas dia. (*)

Penulis: Labibzamani
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help