TribunSolo/

Heboh Kelompok Saracen

Dampak Tertangkapnya Kelompok Saracen, Polisi Klaim Ujaran Kebencian Turun 30 Persen

Ada sejumlah penangkapan terkait pelanggaran ujaran kebencian berlandaskan suku, agama, ras, dan antargolongan setelah kasus itu terungkap.

Dampak Tertangkapnya Kelompok Saracen, Polisi Klaim Ujaran Kebencian Turun 30 Persen
KOMPAS.COM/Ambaranie Nadia K.M
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul. 

TRIBUNSOLO.COM -- Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, sejak pengurus kelompok Saracen ditangkap, polisi lebih intens melakukan patroli siber.

Ada sejumlah penangkapan terkait pelanggaran ujaran kebencian berlandaskan suku, agama, ras, dan antargolongan setelah kasus itu terungkap.

Beberapa di antaranya ternyata anggota Saracen.

Menurut Martinus, terungkapnya kelompok tersebut membuat intensitas ujaran kebencian di media sosial menurun.

"Sebanyak 20-30 persen ujaran kebencian menurun."

"Beberapa hasil patroli siber melihat cukup, tidak secara signifikan (menurun)," ujar Martinus di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Baca: Asma Dewi Transfer ke Saracen Rp 75 Juta, Ini yang Kemudian Dialami Ibu Rumah Tangga tersebut

Martinus mengatakan, penyidik menghimpun data siapa saja orang yang kerap di-bully atau yang banyak dibenci di media sosial.

Menurut dia, pihak yang kerap dijadikan objek ujaran kebencian juga mengaku serangan pada dirinya berkurang.

Masyarakat juga banyak yang memberi masukan kepada polisi bahwa saat ini konten ujaran kebencian, meski masih ada, namun sudah berkurang.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help