TribunSolo/

LPPM UNS-Puslitbang Standardisasi BSN Rancang SNI Komponen Kendaraan Listrik

Perjanjian itu ditandatangani Sulistyo selaku Ketua LPPM UNS dan Julianto selaku Ketua Puslitbang Standardisasi BSN.

LPPM UNS-Puslitbang Standardisasi BSN Rancang SNI Komponen Kendaraan Listrik
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Focus Group Discussion (FGD) Verifikasi Hasil Pengembangan SNI Batery Management System (BMS) dan Dimensi & Penandaan Sel. 

"Dengan demikian seluruh target yang seharusnya diselesaikan 2018, sudah dapat diselesaikan 2017 ini," tandasnya.

BMS perlu distandarisasi sebagai acuan bagi produsen dan pengembang.

Dan sebagai perlindungan bagi konsumen utamanya terkait dengan fungsi BMS dalam mengontrol dan melindungi sistem batre yang digunakan pada kendaraan listrik.

Penelitian pengembangan standar ini turut melibatkan 13 pemangku kepentingan yang terdiri dari UNS, Institut Sepuluh November (ITS), Universitas Gajah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Bandung sebagai perwakilan akademisi.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), dan B4T bandung sebagai perwakilan badan riset pemerintah.

Serta melibatkan perwakilan industri yang terdiri dari PT. LEN, PT. Nipress, PT. Great Asia Link Surabaya, dan PT. Hikari Bandung. (*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help