TribunSolo/
Home »

Solo

Polsek Serengan Gelar Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Hingga Sebabkan Korban Tewas di Joyotakan

Kompol Giyono, mengatakan dalang dari aksi pengeroyokan hingga membuat korban meninggal adalah Riswanto.

Polsek Serengan Gelar Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Hingga Sebabkan Korban Tewas di Joyotakan
TribunSolo.com/Labib Zamani
Jalannya rekonstruksi kasus pengeroyokan hingga membuat korban tewas di Joyotakan, Serengan, Solo, Rabu (13/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polsek Serengan, Solo, Jateng, menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan yang mengakibatkan seorang tewas di Joyotakan, Serengan, Rabu (13/9/2017) siang.

Pantauan TribunSolo.com, rekonstruksi dimulai sekitar pukul 13.40 WIB.

Puluhan personel polisi diturunkan untuk mengamankan jalannya rekonstruksi.

Rekonstruksi dipimpin oleh Kapolsek Serengan, Kompol Giyono.

Hanya empat tersangka yang dihadirkan dalam rekonstruksi itu.

Baca: Gara-gara Ngebut di Jalan Kampung, Warga Joyotakan, Serengan, Solo, Tewas Diamuk Massa

Sementara seorang tersangka digantikan peran pengganti.

Dalam rekonstruksi ini para tersangka memperagakan aksinya mulai dari awal hingga akhir.

Sementara warga sekitar lokasi pun berbondong-bondong menyaksikan jalannya rekonstruksi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolsek Serengan, Kompol Giyono, mengatakan dalang dari aksi pengeroyokan hingga membuat korban meninggal adalah Riswanto.

"Riswanto memiliki dendam lama terhadap korban hingga melakukan aksi (pengeroyokan)," katanya.

Para pelaku dijerat Pasal 170 ayat 2 ke 3e KUHP tentang penganiayaan secara bersama-sama dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(*)

Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help