TribunSolo/

Kasus Dugaan Penipuan First Travel

Aliran Dana First Travel Banyak yang Bocor, Begini Penjelasan Pengacara

Selain mengalir kepada pos tersebut, pihaknya juga mencurigai dugaan penggelapan oleh karyawan First Travel.

Aliran Dana First Travel Banyak yang Bocor, Begini Penjelasan Pengacara
KOMPAS.COM/Alsadad Rudi
Suasana di kantor First Travel yang berlokasi di Jalan Radar AURI, Cimanggis, Depok, Senin (14/8/2017). Terlihat kantor dalam keadaan kosong. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Kuasa hukum bos First Travel, Deshki MK, mengklaim bahwa dana yang dimiliki oleh kliennya banyak yang mengalir ke tempat yang tidak jelas.

Deshki mengungkapkan saat ini pihaknya bersama kepolisian sedang melacak aliran dana milik First Travel.

"Jadi ini lagi ditelusuri kami kuasa hukum bersama pihak kepolisian menelusuri kemana ini bocornya uang," ujar Deshki kepada wartawan di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (14/9/2017).

Deshki menjelaskan terdapat beberapa "kebocoran" pada perusahaan milik kliennya tersebut.

Baca: Bos First Travel Diperiksa sebagai Tersangka Hari Ini, Pengacara Sebut Tas Anniesa KW

"Misalnya ada pembocoran di pemberian tiket ganda."

"Misalnya berangkat hari ini tapi tiketnya besok, jadi terbakar itu."

"Yang kedua, di hotel-hotel yang gagal diberangkatkan," jelas Deshki.

Selain mengalir kepada pos tersebut, pihaknya juga mencurigai dugaan penggelapan oleh karyawan First Travel.

"Uangnya kesitu, nambah kesitu."

"Karyawan juga lagi diselidiki apa ada kebocoran di situ," tambah Deshki.

Seperti diketahui, Bareskrim Polri menggandeng PPATK untuk melacak aliran dana perusahaan First Travel.

Dari hasil analisis, sisa anggaran First Travel yang telah ditemukan oleh penyidik hanya bersisa sekitar Rp 1 miliar. (Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi)

Artikel di atas telah dipublikasikan Tribunnews.com dengan judul: Kuasa Hukum Sebut Dana First Travel Banyak yang 'Bocor'.

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help