TribunSolo/
Home »

News

» Jakarta

Efisiensi, Menteri Susi Tawarkan Pensiun Dini untuk 1.000 Pegawainya

"Kami menawarkan pensiun dini kepada pegawai di KKP," ujarnya saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Efisiensi, Menteri Susi Tawarkan Pensiun Dini untuk 1.000 Pegawainya
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Menteri Perikanan dan kelautan Susi Pudjiastuti 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -  Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akan mengurangi jumlah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang saat ini sebanyak 10.800 orang.

"Kami menawarkan pensiun dini kepada pegawai di KKP," ujarnya saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Rencananya, Susi akan menawarkan pensiun untuk 1.000 pegawai KKP.

Namun tawaran itu akan dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.

Menurut Susi, pengurangan pensiun dini diakukan dalam rangka efisiensi dan perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam 3 tahun ke depan.

Baca: Kementerian Kelautan dan Perikanan Buka Lowongan CPNS, Siap Jadi Anak Buah Menteri Susi?

Meski begitu, Susi mengatakan tawaran itu diprioritaskan untuk pegawai KKP yang sudah memiliki masa kerja lebih dari 10 tahun dan sudah berusia lebih dari 50 tahun.

Susi mengatakan, tawaran pensiun dini kepada 1.000 pegawai KKP bukanlah yang terakhir.

Rencananya perampingan pegawai KKP akan terus dilakukan.

Rencananya KKP juga akan membuka lowongan untuk para pegawai baru yang lebih segar dan lebih kompeten untuk meningkatkan kualitas SDM.

Tahun ini misalnya, KKP membuka 329 lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Rencananya 329 CPNS itu akan ditempatkan di lebih dari 30 posisi.

Syarat yang ditentukan tak tangung-tangung, yaitu harus memiliki rekomendasi universitas sebagai 5 lulusan terbaik dari setiap jurusan. (Kompas.com/Yoga Sukmana)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Susi Tawarkan Pensiun Dini untuk 1.000 Pegawai KKP 

Editor: Daryono
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help