TribunSolo/

Gara-gara Satu Lahan Milik Warga Belum Dibebaskan, Proyek Jalan Tol Ngawi-Kertosono Molor

Yudi menjelaskan, lahan yang belum dibebaskan milik seorang warga di Dumpil, Kabupaten Madiun, dengan luas tanah mencapai 4.000 meter persegi.

Gara-gara Satu Lahan Milik Warga Belum Dibebaskan, Proyek Jalan Tol Ngawi-Kertosono Molor
Kompas.com/ Muhlis Al Alawi
Inilah salah satu ruas jalan tol yang sementara dibangun di wilayah Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Gambar diambil Rabu (3/5/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, MADIUN -- Gara-gara satu lahan milik warga belum dibebaskan, pembangunan jalan tol ruas Ngawi-Kertosono molor.

Sesuai perencanaan, pembangunan jalan tol itu semestinya rampung Agustus.

"Perencanaan awal pembangunan jalan tol ruas Ngawi-Kertosono selesai Agustus."

"Namun karena masalah lahan ada yang belum selesai pembebasannya, maka kontrak pembangunannya diperpanjang hingga akhir Oktober 2017," ujar Direktur Teknis PT Ngawi Kertosono Jaya, Yudi Darmawan selaku pengelola tol, Rabu ( 13/9/2017).

Yudi menjelaskan, lahan yang belum dibebaskan milik seorang warga di Dumpil, Kabupaten Madiun, dengan luas tanah mencapai 4.000 meter persegi.

Baca: Usai Bantai Brunei Darussalam 8-0, Ini Jadwal Timnas di Semifinal Piala AFF-U18 Selanjutnya

Berbagai upaya mediasi sudah dilakukan namun belum menemui titik temu.

"Persoalan ini sudah dua tahun tapi belum selesai," kata Yudi.

Ia mengatakan pemilik tanah bersikeras tidak bersedia melepas tanahnya.

Pemilik tanah meminta harga di luar taksiran apraisal.

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help