TribunSolo/
Home »

News

» Jakarta

Pil PCC Bukan Narkoba Jenis Flakka, BNN Sebut PCC Bisa untuk Obat Sakit Jantung

Menjadi masalah ketika dijual secara bebas di Kendari, sehingga membuat 53 murid kejang-kejang, dan satu orang meninggal dunia.

Pil PCC Bukan Narkoba Jenis Flakka, BNN Sebut PCC Bisa untuk Obat Sakit Jantung
KOMPAS.com/KIKI ANDI PATI
Salah satu pasien yang dirawat di RSJ Kendari setelah mengkonsumsi obat-obatan yang diduga narkoba, termasuk PCC. 

TRIBUNSOLO, JAKARTA  - Badan Narkotika Nasional (BNN) menjelaskan, pil Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol (PCC) yang belakangan sering dikonsumsi murid-murid SD dan SMP bukanlah narkoba jenis Flakka.

Sebelumya diketahui puluhan murid di Kendari, Sulawesi Tenggara, kejang-kejang, hingga mual-mual.

Mereka kemudian dirawat di rumah sakit.

Itu terjadi setelah mereka mengonsumsi pil PCC.

Baca: Satu Siswa Sekolah di Kendari Tewas dan Puluhan Lainnya Kejang-kejang Usai Telan Pil PCC

Deputi Pemberantasan BNN, Inspektur Jenderal Arman Depari, menerangkan, pil PCC biasa dikonsumsi untuk penghilang rasa sakit.

"Dan juga sebagian di antaranya digunakan untuk obat sakit jantung," ujar Arman di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (14/9/2017).

Dia mengatakan, PCC tidak bebas diperjualbelikan, harus dengan izin dan resep dokter.

Menjadi masalah ketika dijual secara bebas di Kendari, sehingga membuat 53 murid kejang-kejang, dan satu orang meninggal dunia.

Baca: Indra J Piliang Terjerat Kasus Sabu-sabu, Bambang Soesatyo Anggap Gara-gara Salah Memilih Teman

Halaman
12
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help