TribunSolo/

KPAI Sebut Film G30S/PKI Tidak Layak Ditonton Anak-anak, Ini Alasannya

Film tersebut, kata dia, memuat adegan-adegan sadis dan penuh kekerasan.

KPAI Sebut Film G30S/PKI Tidak Layak Ditonton Anak-anak, Ini Alasannya
WIKIPEDIA
Poster film Pengkhianatan G30S/PKI. 

TRIBUNSOLO.COM -- Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti menganggap film Pengkhianatan G30S/ PKI tidak layak dipertontonkan kepada anak-anak.

Film tersebut, kata dia, memuat adegan-adegan sadis dan penuh kekerasan.

Salah satunya saat para perwira militer diculik dari rumahnya.

"Mulai ditembaknya Jenderal Ahmad Yani oleh pasukan Tjakrabirawa hingga darah yang menetes dari tubuh Ade Irma Nasution, termasuk adegan saat anggota Gerwani menyilet salah satu wajah korban," ujar Retno melalui keterangan tertulis, Minggu (17/9/2017).

Baca: Peringatan 100 Hari Kepergian, Begini Penampakan Wajah Jupe di Buku Yasinnya. Netter: Ya Allah . .

Retno mengatakan, adegan kekerasan baik fisik maupun verbal, apalagi adegan pembunuhan, akan menimbulkan trauma buruk pada anak-anak.

Hal ini membahayakan kondisi psikologis anak-anak.

Selain itu, dalam film tersebut banyak diksi yang juga mengandung kekerasan.

"Salah satu pernyataannya 'darahmu halal jenderal', dan diksi lain yang kemungkinan besar tidak dipahami anak-anak," kata Retno.

Retno mengatakan, masih banyak film sejarah yang lebih mendidik dan layak disaksikan anak-anak.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help