Bantah Aktor Pengepungan YLBHI, Kivlan Zein Akui Hadir di Rapat Aliansi Anti-Komunis

Sebab, pihak kepolisian telah menghentikan seminar peristiwa 1965 di YLBHI pada Sabtu atau sehari sebelumnya.

Bantah Aktor Pengepungan YLBHI, Kivlan Zein Akui Hadir di Rapat Aliansi Anti-Komunis
TRIBUNNEWS.COM
Kivlan Zein 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Mayor Jenderal Purnawirawan TNI Kivlan Zen mengakui bahwa dirinya hadir dalam rapat yang diadakan oleh Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti-Komunis pada Jumat (15/9/2017) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Menteng Raya nomor 58, Jakarta Pusat.

Menurut Kivlan, dirinya diundang oleh ketua Aliansi, Rahmat Himran, untuk memberikan nasihat terkait demonstrasi di kantor YLBHI pada Sabtu (16/9/2017) dan Minggu (17/9/2017).

Unjuk rasa pada Minggu hingga Senin (18/9/2017) dini hari itu berakhir dengan aksi pengepungan kantor YLBHI dan bentrokan dengan aparat kepolisian.

"Jadi memang saya diminta hadir untuk memberikan nasihat soal adanya demonstrasi untuk seminar 'Meluruskan Jalan Sejarah' (di YLBHI) yang ujung-ujungnya meminta TAP MPRS Nomor 25 tahun 1966 untuk dicabut dan PKI boleh hidup lagi," ujar Kivlan saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Kompleks Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017).

Baca: Kivlan Zein Melapor ke Polisi Lantaran Dituding Jadi Dalang Penyerangan Kantor LBH

Dalam rapat tersebut Kivlan memberikan nasihat agar aksi unjuk rasa dilakukan tanpa membuat kerusuhan.

Dia juga melarang massa memasuki halaman kantor YLBHI.

Selain itu, kata Kivlan, dirinya juga meminta agar aksi pada Minggu (17/9/2017) tidak perlu dilakukan.

Sebab, pihak kepolisian telah menghentikan seminar peristiwa 1965 di YLBHI pada Sabtu atau sehari sebelumnya.

"Saya datang untuk memberikan nasihat, tapi nasihat saya jangan lakukan kerusuhan."

Halaman
12
Editor: Daryono
Sumber: Info Komputer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved