TribunSolo/
Home »

Techno

» Apps

Jelang Kongres Partai Komunis, Cina Blokir WhatsApp

Dia sibuk berkunjung ke Negeri Tirai Bambu, bertemu para pimpinan negeri itu, bahkan hingga belajar bahasa Mandarin.

Jelang Kongres Partai Komunis, Cina Blokir WhatsApp
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi WhatsApp dan Facebook. 

TRIBUNSOLO.COM - Mark Zuckerberg selama ini sibuk melakukan “pendekatan” terhadap pemerintah Cina.

Dia sibuk berkunjung ke Negeri Tirai Bambu, bertemu para pimpinan negeri itu, bahkan hingga belajar bahasa Mandarin.

Tapi pada akhirnya Cina tetap “memblokir” WhatsApp, layanan pesan instan populer yang diakuisisi oleh Facebook -perusahaan pimpinan Zuckerberg- pada 2014 lalu.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa WhatsApp sudah tidak bisa dipakai oleh sebagian besar pengguna di Cina.

Baca: Alamak! Cina Hadirkan Inovasi Boneka Seks yang Bisa Disewa Bergantian

Pemerintah Cina sebenarnya sudah berupaya memblokir WhatsApp pada pertengahan 2017.

Ketika itu, para pengguna WhatsApp mendadak kesulitan dalam mengirim foto dan video lewat layanan tersebut, tapi pesan berupa teks masih bisa terkirim.

Awal pekan ini, keseluruhan layanan WhatsApp di Cina dilaporkan sudah tidak berfungsi.

Bahkan pesan teks tak bisa terkirim, menurut Nadim Kobeissi, cryptographer di firma riset Symbolic Software.

Menurut dia, cara pemblokiran dengan mengganggu fungsi layanan -alih-alih langsung memblokir sepenuhnya- termasuk jarang dilakukan.

Halaman
12
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help