TribunSolo/
Home »

Bisnis

» Mikro

Desa Wisata Rotan Trangsan, Terus Berbenah Meraih Pangsa Internasional

Berawal dari industri rumahan di era sebelum kemerdekaan Indonesia, Trangsan semakin berkembang dan mulai merambah pasar luar negeri pada 1988

Desa Wisata Rotan Trangsan, Terus Berbenah Meraih Pangsa Internasional
(Reporter Magang TribunSolo.com/Fery Setyo Wahyu P)
Salah satu home industry rotan di Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, saat difoto Senin (2/10/2017) 

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Desa Trangsan di Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo dikenal sebagai pusat Industri rotan cukup besar untuk skala nasional.

Berawal dari industri rumahan di era sebelum kemerdekaan Indonesia, Trangsan semakin berkembang dan mulai merambah pasar luar negeri pada 1988.

Puncaknya, pada 2004 permintaan produk semakin bermunculan, bahkan dari berbagai benua di dunia.

"Kala itu, home industry kerajinan rotan di Trangsan mencapai 500 perusahaan, dan mempekerjakan total pegawai buruh lepas mencapai 7000 orang," ungkap Wakil Ketua Forum Rembug Claster Industri Rotan Trangsan, Suparji, saat ditemui TribunSolo.com, Senin (2/10/2017).

Namun, krisis ekonomi global yang melanda pada 2009, ikut berimbas pada industri rotan di Trangsan.

Bahkan, banyak pengusaha yang harus gulung tikar.

"Banyak permintaan dari luar negeri yang terpaksa dibatalkan, sehingga banyak barang yang menumpuk dan tak tahu hendak dijual kemana," kata Suparji.

Beruntung, kondisi perekonomian dunia semakin membaik dan industri rotan di Trangsan mulai bangkit.

Tak hanya berupaya mempertahankan pasar luar negeri, mereka juga membidik pasar lokal.

"Kami kemudian membentuk paguyuban Forum Rembug Claster Industri Rotan Desa Trangsan, hingga tercetus ide menjadikan Trangsan Desa Wisata Rotan," kata Suparji.

Untuk menarik wisatawan lokal dan asing, mereka menggelar Grebeg Rotan tiap pertengahan bulan April, bekerjasama dengan pemerintah kabupaten setempat.

"Kami berharap adanya pembenahan infrastruktur agar semakin meningkatkan kualitas Desa Wisata Rotan Trangsan," jelas Suparji. (Reporter Magang TribunSolo.com/Fery Setyo Wahyu P)

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help