TribunSolo/

Ini Alasan Dinas Pariwisata Solo Desak Pelaku Usaha Cantumkan TPUD

Para pelaku usaha kuliner di Kota Surakarta diharapkan mengantongi Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Ini Alasan Dinas Pariwisata Solo Desak Pelaku Usaha Cantumkan TPUD
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Kasi Pengembangan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Solo, Tuti Orbawati (paling kiri) saat sosialisasi Perda No 5/2017 di Hotel Sala View Hotel, Solo, Kamis (5/10/2017) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Para pelaku usaha kuliner di Kota Surakarta diharapkan mengantongi Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Tujuan mencantumkan TPUD untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperluas dan memeratakan kesempatan berusaha dan lapangan kerja.

Selain itu juga melestarikan alam, lingkungan dan sumber daya, memajukan kebudayaan daerah, dan mengangkat citra daerah.

Menurut Kasi Pengembangan Industri Pariwisata, Dinas Pariwisata Solo, Tuti Orbawati di Solo banyak restoran yang belum mengantongi TPUD. 

"Wedangan itu termasuk kategori jenis usaha restoran, bukan rumah makan karena ada proses masak- memasak hingga penyajian."

"Asalkan keberadaan usaha wedangannya itu permanen, bukan berpindah- pindah tempat," kata Tuti usai kegiatan sosialisasi Perda No 5/2017 kepada 100 pengusaha kuliner di Solo, Kamis (5/10/2017) siang.

Baca: ​Lawan PSPS Riau di Manahan Besok, Persis Solo Bidik Tiga Poin Amankan Tiket 8 Besar

Meski banyak restoran dan pelaku usaha lainnya belum memiliki TUPD, Tuti enggan menyebut jumlah pelaku usaha pariwisata yang sudah maupun belum mengantongi TPUD.

TDUP merupakan persyaratan dasar dalam pelaksanaan sertifikasi usaha pariwisata.

Halaman
12
Penulis: Eka Fitriani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help