TribunSolo/

Bunuh Kekasih dan Nenek Korban, Pria Asal Purbalingga Ini Divonis Hukuman Mati

Keluarga bersyukur hakim masih memiliki hati nurani untuk menjatuhkan hukuman mati sesuai dengan tuntutan JPU dan masyarakat

Bunuh Kekasih dan Nenek Korban, Pria Asal Purbalingga Ini Divonis Hukuman Mati
(KOMPAS.com/Iqbal Fahmi)
Aksi teatrikal pocong saat menjelang sidang putusan atas kasus pembunuhan berencana di Pengadilan Negeri Purbalingga, Senin(9/10/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, PURBALINGGA - Majelis Hakim menjatuhkan vonis mati terhadap terdakwa Amin Subechi, pelaku pembunuhan terhadap Hanani Sulma Mardiyah (23) dan neneknya, Eti Sularti (70), dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Purbalingga, Senin (9/10/2017).

Vonis itu sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Purbalingga yang mendakwa Amin dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

“Menyatakan jika terdakwa Amin Subechi telah terbuksi secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana, dan menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana mati,” tegas Ketua Majelis Hakim Ageng Priambodo sembari mengetuk palu tiga kali.

Dalam amar putusannya, hakim juga tidak melihat ada unsur yang meringankan.

Perbuatan terdakwa, menurut Ageng, tergolong sadis dan dilakukan dengan terencana.

Putusan ini sontak disambut sorak-sorai para keluarga korban yang mengikuti jalannya persidangan.

Mereka meluapkan kegembiraan dengan melantunkan shalawat badar.

Tidak sedikit pula dari massa yang berpelukan sambil meneteskan air mata.

Keluarga bersyukur hakim masih memiliki hati nurani untuk menjatuhkan hukuman mati sesuai dengan tuntutan JPU dan masyarakat.

“Hanya ini (vonis mati) yang sedikitnya bisa mengobati kesedihan kami,” kata keluarga korban, Tri Haryanto.

Halaman
1234
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help