TribunSolo/

Ditanya Wartawan soal Senjata Canggih SAGL, Komandan Brimob: Itu Bukan Konsumsi Kalian

Saat disodor kembali alat perekam, ia kembali menepis tangan wartawan dan menjawab dengan nada kesal dan raut muka sebal.

Ditanya Wartawan soal Senjata Canggih SAGL, Komandan Brimob: Itu Bukan Konsumsi Kalian
TRIBUN/DANY PERMANA
KaKorps Brimob Polri Irjen Pol Murad Ismail (kiri) 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Komandan Korps Brimob Inspektur Jenderal Murad Ismail enggan ditanya soal Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) yang dinilai canggih oleh TNI.

Saat hendak menuju mobilnya, para wartawan berusaha bertanya soal peruntukan senjata yang dianggap lebih canggih dari kepemilikan TNI.

Namun, saat disodorkan alat perekam, Murad justru menepis tangan wartawan.

Saat disodor kembali alat perekam, ia kembali menepis tangan wartawan dan menjawab dengan nada kesal dan raut muka sebal.

Baca: Penembakan Brimob di Blora, Kapolri Siapkan Sanksi bagi Anggotanya yang Terlibat

Baca: Kapolda Jateng Beberkan Motif Penembakan yang Tewaskan Tiga Anggota Brimob di Blora

Baca: Penembakan Brimob, Kapolda Jateng Sebut Hanya Ada Satu Senjata di TKP

Baca: Begini Kronologi Penembakan Tiga Personel Brimob yang Tewas di Lokasi Pengeboran Minyak Blora

"Senjata itu bukan konsumsi kalian, itu konsumsi negara."

"DPR aja enggak ngomongin senjata," kata Murad kepada para wartawan yang menanyainya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help