TribunSolo/
Home »

News

» Jakarta

Kapolri Minta Polemik soal Senjata Dihentikan

Pembicaraan telah masuk ke hal teknis seperti membentuk regulasi persenjataan, perizinan dan hal-hal terkait lainnya.

Kapolri Minta Polemik soal Senjata Dihentikan
KOMPAS.com/Kristian Erdianto
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, saat memberikan keterangan pers soal polemik pengadaan senjata, di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (6/10/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta agar polemik masalah pembelian senjata milik Polri tak lagi diperpanjang.

Menurut dia, ada hal yang jauh lebih penting, yakni menjaga soliditas TNI dan Polri.

Sebab, kata Tito, TNI dan Polri adalah dua pilar penting dalam menjaga NKRI.

"Jangan juga ada pihak ketiga yang goreng isu ini sehingga hubungan TNI-Polri jadi terkorbankan."

"Ini akan merugikan bangsa dan rakyat," ujar Tito dalam rapat bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Baca: Kapuspen TNI Beberkan Kecanggihan Senjata yang Dibeli Polri

Kapolri menambahkan, dirinya dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo telah bersepakat untuk menyampaikan kepada korps masing-masing bahwa hubungan TNI-Polri harus solid di semua lini.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu juga telah memerintahkan jajaran Polri agar tak terpengaruh dengan isu-isu tersebut.

Ia menuturkan, tim internal pemerintah melalui Menteri Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto telah menangani soal polemik senjata tersebut.

Pembicaraan telah masuk ke hal teknis seperti membentuk regulasi persenjataan, perizinan dan hal-hal terkait lainnya.

Halaman
12
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help