TribunSolo/

Kompetisi Liga 2

Manajemen Persis Solo Masih Menunggu Hasil Banding Sanksi Pelatih Widyantoro

Pantas saja sang juru taktik tersebut hanya mampu menyaksikan anak asuhnya berjuang mengalahkan PSPS Riau dari tribun penonton.

Manajemen Persis Solo Masih Menunggu Hasil Banding Sanksi Pelatih Widyantoro
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Pelatih Persis Solo, Widyantoro (kiri). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menajemen Persis Solo saat ini tengah menunggi hasil banding atas sanksi Komisi Disiplin PSSI ke Pelatih Persis Solo, Widyantoro.

"Banding sudah kami kirimkan hari Sabtu lalu, ini masih menunggu hasilnya," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persis Langgeng Djatmiko, Kamis (12/10/2017).

Widyantoro dijatuhi sanksi 12 bulan tidak boleh mendampingi dan denda 100 juta.

Wiwid dinilai melakukan tindakan tidak terpuji ketika Persis Solo menjamu Cilegon United di Stadion Manahan Solo, Kamis (28/10/2017).

Baca: Meski Kalah di Sleman, Persis Solo Tetap Juara Grup A 16 Besar Liga 2

Pantas saja sang juru taktik tersebut hanya mampu menyaksikan anak asuhnya berjuang mengalahkan PSPS Riau dari tribun penonton.

“Manajemen baru tahu ada surat sanksi ke saya tadi subuh,”kata Wiwid ditemui usai pertandingan, Jumat(6/10/2017).

Wiwid dikenai sanksi 12 bulan tak boleh beraktivitas di sepak bola dan denda 100 juta rupiah.

“Ada yang melaporkan saya, katanya pas lawan Cilegon saya berkata kasar ke wasit dan katanya juga saya menjegal wasit,” ujar Wiwid.

“Saya memang protes kepada wasit Ahmad Tuharea, karena memang memimpin tidak adil, “ akunya.

Menurut Wiwid, hal itu ia lakukan karena kepemimpan wasit sangat merugikan timnya.

“Ini berat sekali, satu tahun dan denda 100 juta,” kata Wiwid.

Selain Wiwid, asisten pelatih I Komang Putra juga dilarang mendampingi di tiga kali laga dan denda 30 juta.

Serta asisten pelatih Mursyid Amirudin juga dikenai denda 30 juta dan juga larangan tiga kali mendampingi pertandingan.(*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help