TribunSolo/
Home »

Solo

Nilai Sewa Dianggap Terlalu Tinggi, Manajemen Batalkan Rencana THR Sriwedari Solo Pindah ke TSTJ

Rencana pemindahan Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari Solo ke Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) dibatalkan.

Nilai Sewa Dianggap Terlalu Tinggi, Manajemen Batalkan Rencana THR Sriwedari Solo Pindah ke TSTJ
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Pintu timur THR Sriwerari, Solo. Foto diambil Kamis (12/10/2017) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrsynha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Rencana pemindahan Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari Solo ke Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) dibatalkan. 

Demikian disampaikan oleh Direktur Utama THR Sriwedari, Sinyo Surjakasi, saat menggelar jumpa pers di THR, Kamis (12/10/2017) siang.

Sinyo mengatakan, rencana perpindahan THR ke TSTJ terpaksa dibatalkan.

"Tidak jadi pindah ke Jurug (TSTJ), mau pindah ke mana belum tahu," ungkap Sinyo. 

Baca: Ini Harapan Via Vallen untuk Lokasi Baru THR Sriwedari

Ia menyebut, ada tiga permasalahan yang menyebabkan manajemen THR mengurungkan niat pindah ke TSTJ.

Pertama, aturan waktu sewa TSTJ yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo selama empat tahun tanpa jaminan dapat diperpanjang lagi.

Kedua, nilai pajak yang dikenakan terlalu tinggi yakni 25 persen untuk tiket masuk dan 35 persen untuk wahana permainan.

Ketiga, nilai sewa juga dinilai terlalu tinggi.

"Sesuai NJOP Rp 1.000 per meter persegi per hari, padahal di sana nanti menempati lahan seluas dua hektare, jadi sewa per bulan Rp 600 juta," papar dia.

Baca: THR Sriwedari Solo Dibongkar, Panggung Hiburan Beroperasi hingga November 2017

Sinyo pun mengaku tak menyalahkan aturan yang berlaku.

Pihaknya juga berterimakasih kepada Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, yang telah memberikan kesempatan memperpanjang sewa di lahan Sriwedari. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help