TribunSolo/

Jangan Asal Pencet! Ini Fungsi Sebenarnya Klakson Kendaraan

Bahkan terdapat dalam pasal 48 ayat 1 UU No. 22 tahun 2009, dan jika yang tidak memiliki klakson bisa didenda seperti pada pasal 285.

Jangan Asal Pencet! Ini Fungsi Sebenarnya Klakson Kendaraan
KLASIKA KOMPAS
Ilustrasi klakson kendaraan 

TRIBUNSOLO.COM -- Klakson (isyarat peringatan) merupakan salah satu syarat wajib yang harus dimiliki kendaran bermotor.

Tapi, masih banyak pengguna jalan yang menyalahgunakannya.

Bintarto Agung, Presiden Direktur Indonesia Defensive Driving Center kepada Otomania, beberapa waktu lalu, mengatakan bahwa Klakson adalah peranti wajib.

Bahkan terdapat dalam pasal 48 ayat 1 UU No. 22 tahun 2009, dan jika yang tidak memiliki klakson bisa didenda seperti pada pasal 285.

Nah, fungsi klakson sendiri adalah sebagai alat komunikasi antar kendaraan.

Baca: Polisi Gelar Razia Lampu Rotator dan Sirene Serentak di Seluruh Indonesia

Lebih dari itu, klakson merupakan salah satu fitur keselamatan, yang berguna untuk meminimalkan potensi risiko berkendara.

"Komunikasi di jalan tetap harus berjalan antar kendaraan bermotor, apapun jenisnya."

"Hal tersebut demi keselamatan, karena ada beberapa titik blind spot ketika kita sedang berkendara, ataupun kita sedang dalam kondisi kurang aware terhadap sekitar, klakson bisa jadi alat pengingat," ujar Bintarto.

Biasanya frekuensi suara klakson juga dibedakan antara kendaraan kecil seperti motor, kendaraan ringan (mobil) dan kendaraan besar (truk/bis).

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help