TribunSolo/

Operasi Penertiban Strobo dan Rotator Dilakukan Selama Satu Bulan

Pelaksanaannya dilakukan mulai 11 Oktober-11 November 2017, buat menertibkan para pelanggar.

Operasi Penertiban Strobo dan Rotator Dilakukan Selama Satu Bulan
Twitter/TMCPoldaMetro
Kepolisian melakukan razia penyalahgunaan lampu isyarat seperti rotator, strobo dan sirine 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA – Menanggapi keluhan banyak masyarakat, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar razia tematik penyalahgunaan lampu isyarat ( strobo atau rotator) serta sirine selama satu bulan penuh.

Pelaksanaannya dilakukan mulai 11 Oktober-11 November 2017, buat menertibkan para pelanggar.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra, menjelaskan, periode hanya sebulan untuk razia tematik itu sebab operasinya termasuk kegiatan rutin yang ditingkatkan.

Sebelumnya Polda Metro Jaya sudah menerapkan tematik lainnya, misalnya melawan arus dan melintas di trotoar.

“Ini kegiatan rutin, bukan seperti operasi zebra, untuk persiapan Natal dan Tahun Baru."

"Jadi setiap operasi kepolisian itu didahului dengan kegiatan lalu lintas."

"Operasi zebra akan kami laksanakan selama 14 hari nanti menjelang operasi lilin,” ucap Halim saat ditemui di Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Baca: Polisi Gelar Razia Lampu Rotator dan Sirene Serentak di Seluruh Indonesia

Kegiatan tematik seperti itu diakui sangat efektif menjaring pelanggar.

Dampaknya penggunaan lampu isyarat dan sirene bukan peruntukannya dikatakan Halim berkurang.

Dari penjelasan AKBP Budiyanto, Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya pada pekan lalu, pelanggaran yang paling banyak ditemui adalah sepeda motor menggunakan rotator.

Pengendaranya dikenakan sanksi tilang. (Kompas.com/Febri Ardani Saragih)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Razia Strobo dan Rotator Dilakukan Sebulan Penuh

Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help