TribunSolo/

Jembatan Sesek Dinilai Tak Aman, Dishub Solo Imbau Warga Lewat Jembatan Jurug atau Jembatan Bacem

Lanjutnya, warga harusnya melalui jembatan yang dianjurkan menurut rekayasa pengalihan lalu lintas terkait penutupan jembatan Mojo.

Jembatan Sesek Dinilai Tak Aman, Dishub Solo Imbau Warga Lewat Jembatan Jurug atau Jembatan Bacem
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Warga melintas jembatan sesek dari bambu di Beton, Sewu, Jebres, Solo, Senin (30/10/2017) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dinas Perhubungan Kota Solo mengimbau warga tidak melintasi jembatan sesek, di Beton, Sewu, Jebres, Solo.

Pasalnya jembatan dari bambu yang menghubungkan Sewu (Solo) dan Gadingan (Sukoharjo) itu dibuat tanpa pengaman.

Kepala Dinas Perhubungan Solo, Hari Prihatno, menjelaskan, jembatan sesek tidak representatif untuk dilalui warga yang terdampak perbaikan jembatan Mojo.

"Sebenarnya soal jembatan adalah ranah DPU PR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang), tapi kalau bisa mengomentari, harusnya warga tidak melintasi jembatan sesek," katanya kepada wartawan Senin (30/10/2017) siang.

Baca: Diperbaiki 15 Orang, Jembatan Sesek di Kampung Beton Solo Sudah Bisa Dipakai Lagi

Lanjutnya, warga harusnya melalui jembatan yang dianjurkan menurut rekayasa pengalihan lalu lintas terkait penutupan jembatan Mojo.

Pihaknya meminta agar warga menghindari jembatan tersebut kendati harus memutar jauh dari jembatan Mojo.

Sementara itu, Yustina, selaku penajaga loket jembatan sesek, mengungkapkan, jembatan sesek dipilih warga sebagai jalur alternatif lintas wilayah Solo dengan Sukoharjo.

"Jembatan sesek kan terdekat dari jembatan Mojo, jadi dari pada memutar jauh ke Jurug dan Bacem warga memilih lewat jembatan itu," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help