TribunSolo/

Kendaraan Jarang Dipakai? Waspadai Penyakitnya Berikut Ini

Agar maksimal, mau tidak mau pemilik mobil harus sedikit menekan pedal gas agar tekanan RPM bisa naik dan proses pengisian berjalan sempurna.

Kendaraan Jarang Dipakai? Waspadai Penyakitnya Berikut Ini
Auto Bild Indonesia
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM -- Mobil atau sepeda motor jarang dipakai tidak menjamin umur aki lebih awet.

Justru sebaliknya, aki akan mudah tekor atau soak saat mesin dihidupkan.

Alasannya, tidak ada siklus pengisian ulang yang biasa terjadi saat mesin hidup atau ketika berjalan pada aki.

Umumnya cara ini diakali dengan memanaskan mesin sesekali waktu, tapi itu pun, dalam praktiknya masih banyak yang salah.

Baca: Berminat Beli Mobil Cina Wuling? Simak Dahulu Informasi Berikut Ini

Sahrudin, Technical Advisor-Quality Assurance Astra Otoparts, mengatakan bahwa untuk membuat aki tetap bisa bekerja maksimal pada mobil dan motor yang jarang digunakan tidak hanya cukup dengan modal memanaskan mesinnya saja.

"Kalau memanaskan mobil tidak efektif dalam kondisi diam dengan putaran mesin (RPM) langsam."

"Paling baik itu kendaraan harus dibawa jalan agar proses pengisian berlangsung maksimal," ucap Sahrudin.

Memanaskan mobil dalam kondisi diam di tempat tidak cukup maksimal mendorong pengisian arus listrik ke aki.

Baca: Mengintip Persaudaraan Anggota Grup Facebook Info Cegatan Solo dan Sekitarnya

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help