TribunSolo/

Siswa SMP PK Muhammadiyah Solo Sabet 4 Medali di Olimpiade Nasional Ahmad Dahlan

Adapun medali tersebut disumbangkan oleh Muchammad Ichwanurrafi yang berhasil meraih juara pertama dan menyabet emas dalam mata lomba olimpiade IPA.

Siswa SMP PK Muhammadiyah Solo Sabet 4 Medali di Olimpiade Nasional Ahmad Dahlan
ISTIMEWA
Salah satu siswa SMP PK Muhammadiyah Solo yang berhasil meraih medali emas dalam Olimpiade Nasional Ahmad Dahlan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta berhasil menyabet 4 medali dalam ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (Olimpic AD) tingkat Nasional 2017.

Mereka meraih tiga medali emas dan sebuah medali perunggu pada ajang yang digelar di Provinsi Lampung, Jumat -Sabtu (26-28/10/2017) lalu.

"Alhamdulillah kami bersyukur, karena para siswa SMP Muhammadiyah PK Solo mampu menjuarai berbagai cabang dalam perlombaan olimpicAD tahun ini dengan meraih empat medali antara lain dalam mata lomba film indie junior, olimpiade matematika, dan olimpiade IPA, dan Musabaqoh Fahmil Al Quran," kata Humas SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Aryanto, Selasa (31/10/2017).

Adapun medali tersebut disumbangkan oleh Muchammad Ichwanurrafi yang berhasil meraih juara pertama dan menyabet emas dalam mata lomba olimpiade IPA.

Aisyah Putri Khurin'in berhasil meraih emas dalam lomba olimpiade Matematika.

Muhammad Yusuf Vindra, Athief Khavier Putradi, Avina Zulfa, dan Muhammad Raffa Sayoga berhasil mendapatkan predikat juara pertama film indie junior dengan judul film "Izinkan Ku Bicara".

Sementara, Nisrina Ulayya Safitri, Rayhan Ahmad Miftakur Rahman, dan Alifa Maharisa, ketiganya mampu meraih juara ketiga lomba Musabaqoh Fahmil Al Quran tingkat SMP/MTs sehingga memperoleh medali perunggu.

Dikemukakan, perwakilan siswa dari SMP Muhammadiyah PK tergabung dalam kontingen Jawa Tengah.

Sebelumnya para siswa ini sudah unjuk kebolehan meraih prestasi dalam ajang Olimpicad Pentasbora yang digelar di Kompleks Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) pada 25-26 Agustus 2017 lalu.

Aryanto mengemukakan bahwa siswa-siswanya telah mengukir sejarah luar biasa dalam kancah kompetisi siswa tingkat nasional pada OlimpicAD di Bandar Lampung tahun 2017.

Aryanto menambahkan sebenarnya sekolah mengirimkan 11 delegasi dalam 5 cabang lomba yang diikuti.

Menurut Aryanto, prestasi yang diperoleh para siswa tidaklah instan tetapi mereka mengawali dari proses perjuangan menaklukan kompetisi-kompetisi sebelumnya di tingkat sekolah dan kota.

Sekolah berharap dengan perolehan prestasi tersebut mampu menjadi pemicu semangat dan motivasi para siswa yang lain.(*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help