Kasus Dugaan Penipuan First Travel

Diduga Lakukan Penipuan, Kepala Divisi Legal First Travel Dilaporkan ke Polisi

Deski dilaporkan terkait janjinya kepada calon jamaah yang menggunakan paket promo 2017 untuk diberangkatkan umrah.

Diduga Lakukan Penipuan, Kepala Divisi Legal First Travel Dilaporkan ke Polisi
KOMPAS.com/ACHMAD FAUZI
Suasana di kantor Cabang First Travel di GKM Green Tower, Jakarta, awal Agustus 2017. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mengatakan, polisi tengah mengusut dugaan penipuan oleh Kepala Divisi Legal First Travel, Deski.

Deski dilaporkan terkait janjinya kepada calon jamaah yang menggunakan paket promo 2017 untuk diberangkatkan umrah.

"Dia mengutarakan demikian-demikian, tapi tidak bisa direalisasikan."

"Sehingga orang merasa tertipu juga atas pernyataannya," ujar Ari di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (1/11/2017).

Baca: Batal Berangkatkan 10 Orang, Syahrini Justru akan Berangkatkan 20 Orang Korban First Travel

Pada 19 Mei 2017, Deski pernah membuat surat dengan tulisan tangan yang menyatakan janjinya memberangkatkan jamaah umroh paket promo 2017 yang mendaftar melalui kantor First Travel cabang Kebon Jeruk, Jakarta Barar.

Namun, ternyata jadwal dan kuota keberangkatan yang dinyatakan Deski saat itu tidak terlaksana.

Atas laporan tersebut, polisi telah meminta keterangan Deski.

Ari menegaskan bahwa kasus Deski tidak terkait dengan dugaan penipuan dan penggelapan tiga pejabat PT First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Siti Nuraidah Hasibuan.

Diketahui, Deski sebelumnya merupakan pengacara ketiga tersangka.

Halaman
12
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved