TribunSolo/
Home »

Techno

» News

Registrasi Kartu SIM Prabayar, Masyarakat Mengaku Kebingungan

Registrasi atau daftar ulang kartu SIM prabayar mulai pada tanggal 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018 mendatang

Registrasi Kartu SIM Prabayar, Masyarakat Mengaku Kebingungan
KOMPAS.COM
Ilustrasi kartu SIM 

TRIBUNSOLO.COM - Bingung, bingung dan bingung, hal itu dirasakan Amelia Agustina, warga Yogyakarta, saat melakukan registrasi kartu SIM prabayar yang diimbau oleh pemerintah untuk dilakukan oleh seluruh pemilik kartu prabayar.

Amelia mengaku bingung dengan cara registrasinya.

Dia mengaku awalnya sudah berhasil melakukan registrasi karena mendapatkan SMS konfirmasi berhasil.

Namun, tiba-tiba ada SMS susulan dari 4444 yang membuatnya bingung.

"Tadi awalnya bisa dan dinyatakan berhasil, lalu kembali mendapatkan SMS lain. Saya jadi bingung ini sudah berlaku apa belum ya," katanya saat ditemui di Kota Wonosari, Selasa (31/10/2017).

"Maaf, Anda telah melebihi batas maksimum registrasi dalam 1 hari,"  tambah Amelia menirukan bunyi pesan yang diterimanya kemudian.

Padahal, lanjut dia, dia menerima informasi bahwa hari ini justru hari pertama warga bisa melakukan registrasi kartu SIM prabayar dengan mendaftarkan nomor induk kependudukan dan kartu keluarga.

Kebingungan juga dialami oleh Edo Nurgantara, warga Wonosari, Gunungkidul.

Dia menilai, informasi terkait pendaftaran ulang kartu prabayar itu minim sekali.

"Saya masih belum paham akan kebijakan itu, jadi belum mendaftarkan. Katanya akan dapat SMS dari operator, tetapi sampai sekarang belum dapat," kata Edo, Selasa malam.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help