TribunSolo/

Musim Penghujan Tiba, Jumlah Pendaki Gunung Slamet Menurun Drastis

Dari data yang diberikan, hingga penghujung bulan Oktober lalu, tercatat ada 18.683 pendaki yang mendaftar melalui jalur Bambangan

Musim Penghujan Tiba, Jumlah Pendaki Gunung Slamet Menurun Drastis
(KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO)
Gunung Slamet dilihat dari pos registrasi pendakian Gunung Slamet via Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (19/5/2016) pagi. 

TRIBUNSOLO.COM, PURWOKERTO - Memasuki musim hujan, jumlah pendaki Gunung Slamet via jalur Bambangan, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah menurun drastis.

Hal ini diungkapkan oleh pengelola Basecamp Bambangan Gunung Slamet, Slamet Ardiyansah saat dihubungi Kompas.com, Rabu (1/11/2017).

“Bulan Oktober tidak ada 1.000 pendaki, sebelumnya (September) bisa mencapai 1.291 pendaki, bahkan pas Agustus sampai 4.312 pendaki,” katanya.

Gunung yang memiliki tinggi 3.428 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini memang selalu menjadi destinasi bagi para pendaki baik domestik maupun mancanegara.

Dari data yang diberikan, hingga penghujung bulan Oktober lalu, tercatat ada 18.683 pendaki yang mendaftar melalui jalur Bambangan.

“Kami mengimbau kepada para pendaki Gunung Slamet yang berencana untuk melakukan perjalanan via Bambangan untuk mempersiapkan perbekalan terutama ponco dan tenda dengan seksama,” ujar Slamet.

Tips Menuju Gunung Slamet

Berikut tips memilih moda transportasi umum menuju Basecamp Bambangan, Gunung Slamet, Purbalingga:

1. Pendaki yang menggunakan moda transportasi umum kereta dapat berhenti di Stasiun Purwokerto.

Sedangkan untuk pengguna bus dapat langsung turun di Terminal Purbalingga maupun Bobotsari.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help