TribunSolo/

Terlalu Romantis pada Pasangan Ternyata Tak Baik untuk Kelanggengan Hubungan

Ketika sedang berbahagia, kita juga tak sungkan untuk melakukan hal romantis bersama sang pasangan.

Terlalu Romantis pada Pasangan Ternyata Tak Baik untuk Kelanggengan Hubungan
womenshealthmag
ILUSTRASI 

TRIBUNSOLO.COM - Kita pasti ingin memiliki hubungan yang awet dengan pasangan.

Ketika sedang berbahagia, kita juga tak sungkan untuk melakukan hal romantis bersama sang pasangan.

Namun jika dilakukan terlalu sering ternyata bikin cepat putus loh.

Inilah penjelasannya.

Nah, kata-kata yang paling sering diungkapkan oleh pasangan yang tengah kasmaran adalah “Kamu segalanya untukku”, “Kamu adalah separuh aku”, atau “Belahan jiwa”.

Ternyata, menurut penelitian, kata-kata soulmate (belahan jiwa), dan my other half (separuh aku) menandakan sebuah hubungan yang kurang kokoh dan berisiko putus di waktu mendatang.

Mengapa demikian?

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Experimental Social Psychology, sang peneliti, Norbert Schwarz dan Spike Lee WS, keduanya menguji beberapa metafora romantis yang paling umum untuk dituturkan pasangan kasih.

Tujuannya, mereka ingin mengetahui kata-kata manis apa yang sebaiknya diucapkan kepada pasangan, apakah "other half", "soulmate", atau apakah kamu lebih baik berpikir bahwa cinta adalah sebuah perjalanan (journey) dan sudah sejauh apa perjalananmu berdua?

Penelitian ini dibagi menjadi dua kategori cinta, yaitu grup "kesatuan" yang meliputi ucapan manis "other half", "soulmate" dan "perjalanan".

Halaman
123
Editor: Galuh Palupi Swastyastu
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help