TribunSolo/

Boubacar Sanogo Beberkan Keburukan Liga Indonesia kepada Media Jerman

Menit tampil yang dia dapatkan cukup minim karena hanya bermain dalam lima laga, empat di antaranya sebagai pemain pengganti.

Boubacar Sanogo Beberkan Keburukan Liga Indonesia kepada Media Jerman
superball.id
Gomes de Olivera bersama Boubacar Sanogo. 

TRIBUNSOLO.COM -- Mantan pemain Madura United, Boubacar Sanogo, membeberkan pengalamannya bermain di Liga Indonesia.

Dia mengaku tidak senang bermain dalam kompetisi di Tanah Air karena fasilitas yang sangat minim.

Striker asal Pantai Gading ini diputus kontraknya oleh manajemen Madura United lantaran penampilannya tidak sesuai harapan.

Pemain yang pernah membela klub Jerman, Werder Bremen, sangat tidak produktif lantaran hanya mencetak satu gol.

Sanogo hanya betah merumput di Liga Indonesia selama dua bulan.

Menurut data Soccerway, dia hanya bermain 231 menit dalam ajang Liga 1.

Baca: Mangkir dari Panggilan KPK, Setya Novanto Beralasan Harus Ada Izin Presiden

Melansir dari media Jerman, T-Online, Sanogo membeberkan pengalamannya bermain di Liga Indonesia.

Dia buka suara mengenai pengalamannya yang kurang enak saat merumput di Indonesia karena fasilitas di stadion kurang memadai, jauh berbeda dibandingkan dengan Liga Jerman.

"Saya tidak senang berada di Indonesia, strukturnya bisa dibilang berantakan," ujarnya saat diwawancarai T-Online pada Kamis (9/11/2017).

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help