TribunSolo/

OPEC Berencana Perpanjang Durasi Pemangkasan Produksi Minyak

Sebelumnya disepakati pemangkasan produksi antara negara-negara OPEC, Rusia, dan beberapa negara produsen lainnya sebesar 1,8 juta barrel per hari

OPEC Berencana Perpanjang Durasi Pemangkasan Produksi Minyak
(THINKSTOCKPHOTOS)
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM - Menteri Energi Uni Emirat Arab Suhail Al-Mazroui menyatakan, anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sejumlah negara produsen minyak lainnya berencana memperpanjang pemangkasan produksi minyak.

Rencana ini akan diputuskan pada pertemuan akhir bulan ini.

"Prediksi saya adalah OPEC akan melanjutkan apa yang dilakukan untuk kembali menyeimbangkan pasar," ungkap Al-Mazroui pada acara Abu Dhabi International Petroleum Exhibition Conference seperti dikutip dari CNBC, Senin (13/11/2017).

Dia mengaku belum mendengar diskusi apapun di antara negara-negara OPEC terkait tidak diperpanjangnya pemangkasan produksi.

Adapun durasinya juga masih belum ditentukan.

Negara-negara OPEC dilaporkan membentuk konsensus terkait perpanjangan pemangkasan produksi selama 9 bulan.

Sebelumnya disepakati pemangkasan produksi antara negara-negara OPEC, Rusia, dan beberapa negara produsen lainnya sebesar 1,8 juta barrel per hari (bph).

Kesepakatan terakhir dilakukan pada Desember 2016 lalu.

Pemangkasan produksi minyak hingga kini masih dipatok hingga Maret 2018 mendatang.

Pada Juni 2014, harga minyak anjlok dari 120 dollar AS per barrel karena lemahnya permintaan, menguatnya dollar AS, dan meningkatnya produksi minyak serpih AS.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help