TribunSolo/

Rayakan HUT ke-50 Tahun, Desa Kemuning Karanganyar Gelar Berbagai Event Lokal yang Menarik

Dalam perayaan HUT ke-50 di Desa Kemuning ini ada beberapa acara yang digelar, salah satunya festival payung di Jimber, Kemuning.

Rayakan HUT ke-50 Tahun, Desa Kemuning Karanganyar Gelar Berbagai Event Lokal yang Menarik
TribunSolo.com/Indah Arum Kinanti
Pengunjung berfoto di acara festival payung di Jimber Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, Sabtu (11/11/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Serangkaian kegiatan HUT ke -50 tahun Desa Kemuning digelar pada 5 - 20 November 2017 di Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar.

Ketua penyelenggara HUT Desa Kemuning, Suyatno, mengatakan tujuan acara ini adalah untuk menggali potensi sekaligus promosi wisata yang ada.

"Karena Kemuning merupakan bagian dari Kabupaten Karanganyar, sudah tentu Desa Kemuning akan memberikan andil dalam rangka memajukan Karanganyar terutama dalam sektor pariwisata," ujar Suyatno kepada TribunSolo.com, Sabtu (11/11/2017).

Dalam perayaan HUT ke-50 di Desa Kemuning ini ada beberapa acara yang digelar, salah satunya festival payung di Jimber, Kemuning.

Kemudian pada 18 November 2017 mendatang akan ada gebyar 2.000 lampu di seluruh wilayah desa Kemuning mulai pukul 22.00 WIB.

Selain spot foto pada festival payung, pengunjung juga bisa berfoto di kebun teh Jimber, Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, Sabtu (11/11/2017)
Selain spot foto pada festival payung, pengunjung juga bisa berfoto di kebun teh Jimber, Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, Sabtu (11/11/2017) (TribunSolo.com/Indah Arum Kinanti)

Lalu pada 19 November 2017 ada kirab gunungan.

"Kirab gunungan yang namanya 50 tahun Boyong Projo yang dahulu bertempat di Kelurahan Singget dan ada kirab 15 gunungan," tambah Suyatno.

Peserta parade kirab yang ikut berpartisipasi terdiri dari seluruh warga Desa Kemuning.

Pada 20 November 2017 besok juga diadakan bazar rakyat yang menampilkan produk buatan warga Desa Kemuning.

Selain itu ada tari massal modosewu, senam SSI, hiburan keroncong dan lain-lain.

Malam harinya, ada puncak pentas seni wayang kontemporer.

"Setelah HUT Emas yang ke 50 tahun ini merupakan start atau titik awal perkembangan Desa Kemuning menuju desa wisata," tutur Suyatno.

"Harapannya Desa Kemuning lebih maju, mandiri, kemudian sepertk visi misi pemerintah desa, yakni untuk kesejahteraan bersama," pungkasnya. (Reporter Magang TribunSolo.com/Indah Arum Kinanti)

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help