TribunSolo/

Anggaran Terbatas, Budi Waseso Sebut BNN Berdarah-darah Hadapi Darurat Narkoba Indonesia

Anggaran satu tahun untuk seluruh BNN baik pusat, provinsi, kota atau kabupaten, tadi Rp 1,3 triliun satu tahun

Anggaran Terbatas, Budi Waseso Sebut BNN Berdarah-darah Hadapi Darurat Narkoba Indonesia
(KOMPAS.com / Andi Hartik)
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso atau Buwas saat menjadi pembicara dalam acara Ikatan Keluarga Alumni Institut Injil Indonesia di Sekolah Alkitab Kota Batu, Jawa Timur, Kamis (2/11/2017) 

Namun, pihaknya mengeluhkan kementerian dan lembaga lain, sejak Presiden mengungkapkan darurat narkoba pada Februari 2015, belum menunjukan kebijakan yang sejalan dengan yang disuarakan oleh Presiden.

"Sudahkah mengalokasikan anggarannya untuk program darurat narkoba itu. Sudahkah menentukan program-program khusus dengan personilnya, peralatannya untuk mengatasi darurat narkoba itu, saya belum lihat itu," ujar Sulis.

"BNN ini sudah berdarah-darah ini mengatasi darurat narkoba itu, baik dalam pencegahan supply reduction dan demand reduction itu, dengan segala keterbatasannya," ujar Sulis.

Sulis mengungkapkan, total seluruh personil yang dimiliki BNN baik di tingkat pusat, provinsi, kota atau kabupaten yakni 4.700 orang.

Padahal, lanjut dia, idealnya yakni 74.000 personel.

"Bisa dibayangkan efektivitas SDM-nya," ujar Sulis.

Anggaran satu tahun untuk seluruh BNN baik pusat, provinsi, kota atau kabupaten, tadi Rp 1,3 triliun satu tahun.

Menurut Sulis, 70 persennya digunakan untuk membayar gaji pegawai.

Sisanya 30 persen untuk pencegahan, rehabilitas, pemberdayaan masyarakat, dan pemberantasan narkoba.

"Faktualnya itu BNN enggak bisa buat apa-apa. Hanya semangat saja yang bisa berprestasi mengungkap berton-ton sabu, (dan) narkotika yang lain," ujar Sulis. (Kompas.com/Robertus Belarminus)

Berita di atas telah ditayangkan di Kompas.com dengan judul Anggaran Terbatas, BNN Mengaku Sudah Berdarah-darah Cegah Narkoba

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help