TribunSolo/
Home »

News

» Jakarta

Buni Yani Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ketum PAN Imbau Terima Vonis Hakim

"Kita sebagai negara hukum harus hormati putusan itu," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Buni Yani Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ketum PAN Imbau Terima Vonis Hakim
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan sepakat dengan usulan Presiden Joko Widodo yang ingin ada film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI versi kekinian untuk generasi milenial. Hal itu diungkapkan Zulkifli dalam acara Temu Legislatif PAN Tingkat Nasional di hotel Mercure Ancol, Jakarta, Kamis (21/9/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengimbau para pendukung Buni Yani untuk menerima vonis hakim Pengadilan Negeri Bandung.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan vonis 1,5 tahun penjara kepada Buni Yani dalam kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) di Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip, Jalan Seram, Kota Bandung, Selasa (14/11/2017) siang.

"Kan sebagian besar juga minta dibebaskan, tapi apa pun sudah putusan pengadilan."

"Kita sebagai negara hukum harus hormati putusan itu," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Baca: Buni Yani Divonis Hukuman 1,5 Tahun Penjara, Ini Hal-hal yang Memberatkannya

Ia memahami pihak-pihak yang sudah berjuang agar Buni Yani bisa bebas karena menilai proses hukum yang tak adil.

Jika putusan tersebut dianggap kurang adil, kata Zulkifli, maka bisa ditempuh jalur hukum berikutnya ke tingkat banding.

"Kalau memang tidak puas kan bisa banding," tutur Ketua MPR RI itu.

Majelis hakim yang diketuai M Saptono itu menilai Buni Yani secara sah dan meyakinkan bersalah atas perbuatannya.

"Menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada terdakwa dengan pidana selama 1 tahun dan enam bulan," ungkap Saptono.

Halaman
12
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help