TribunSolo/

Diduga Terkena Serangan Jantung, Mantan Hakim Tipikor Meninggal di Lapas Kedungpane Semarang

"Dugaan awal karena serangan jantung, yang bersangkutan juga dikabarkan memiliki riwayat penyakit TBC dan diabetes," katanya.

Diduga Terkena Serangan Jantung, Mantan Hakim Tipikor Meninggal di Lapas Kedungpane Semarang
Kompas.com/Nazar Nurdin
Mantan Hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Asmadinata disidang terkait kasus suap peringanan putusan perkara. Jaksa KPK menuntut Pragsono dengan pidana penjara 11 tahun dan denda Rp 300 juta subsider 5 bulan kurungan. 

TRIBUNSOLO.COM, SEMARANG - Mantan hakim adhoc pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Asmadinata meninggal dunia di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kedungpane Semarang.

Almarhum diduga meninggal akibat serangan jantung.

"Betul, almarhum meninggal pagi tadi 07.50 WIB," ujar Kepala Lapas Kedungpane Semarang Taufiqurrahman kepada Kompas.com, Selasa (14/11/2017)

Asmadinata menjalani hukuman selama 10 tahun karena terbukti terlibat dalam kasus suap jual beli putusan perkara mantan Ketua DPRD Grobogan M Yaini.

Taufiq menjelaskan, penyebab almarhum meninggal memang karena sakit.

Baca: Wisata Umbul Kapilaler di Klaten, Cocok Buat Kamu yang Hobi Snorkeling dan Foto Underwater

Pada Senin (13/11/2017), Asmadinata juga berobat ke Poliklinik Lapas karena mengeluhkan sakit.

Kepada petugas, almarhum mengaku mual dan muntah.

Dokter lapas kemudian melakukan perawatan dan memberikan infus.

Pukul 16.45 WIB, pasien kembali ke kamar tahanannya, di Blok J Lapas Kedungpane.

Halaman
12
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help