TribunSolo/

Venezuela Krisis Parah, Industri Minyak Dunia Bisa Terancam

Pasokan makanan menipis, kurangnya persediaan dollar AS, dan depresiasi mata uabg bolivar, membuat inflasi melonjak tinggi.

Venezuela Krisis Parah, Industri Minyak Dunia Bisa Terancam
Daily Mail
Massa oposisi turun ke jalan menentang pemerintahan Persiden Nicolas Maduro di Caracas, Venezuela, Rabu (19/4/2017). Tiga orang tewas dalam bentrokan hari itu. 

TRIBUNSOLO.COM -- Meskipun ada kondisi ketidakstabilan di Timur Tengah, namun risiko terbesar bagi industri minyak dunia ternyata adalah Venezuela.

Seperti diketahui, negara yang kaya minyak itu tengah mengalami krisis ekonomi parah.

"Saya rasa sebagian besar orang akan menyebut kawasan Teluk (Timur Tengah), namun menurut saya adalah Venezuela," kata CEO raksasa minyak Inggris BP Bob Dudley di sela-sela acara Abu Dhabi Petroleum Exhibition & Conference seperti dikutip dari CNBC, Selasa (14/11/2017).

Menurut Dudley, Venezuela mempengaruhi gravitasi ekonomi dan memiliki dampak yang sangat besar.

Baca: Rencanakan Liburan Akhir Tahun Anda, Emirates Gelar Promo Jakarta - Amsterdam Rp 12 Juta PP

Venezuela adalah anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak ( OPEC) dan salah satu produsen minyak terbesar di dunia.

Pada awal pekan ini, Venezuela memulai renegosiasi utang dengan investor-investor luar negeri.

Akan tetapi, belum jelas bagaimana Presiden Nicolas Maduro akan sukses dalam pembicaraan ini, sehingga risiko negara itu mengalami default atau bangkrut pun meningkat.

Maduro menyatakan, Venezuela tidak akan mengalami default.

Baca: Kota Solo Jadi Tuan Rumah MTQ Pelajar XXXII Tingkat Jateng

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help