TribunSolo/

3 Bulan Sekali, Prajurit Kodim dan Korem Solo Latihan Menembak di Markas Grup 2 Kopassus Sukoharjo

Perwira Seksi Operasi (Pasi ops) Kodim 0735 Surakarta, Kapten Inf Edi Susilo, mengatakan, latihan dikhususkan pada penggunaan senjata ringan.

3 Bulan Sekali, Prajurit Kodim dan Korem Solo Latihan Menembak di Markas Grup 2 Kopassus Sukoharjo
DOK. Kodim 0735 Surakarta
Latihan menembak prajurit Kodim dan Korem Solo di lapangan Markas Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo, Rabu (15/11/2017) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Program Latihan Menembak Senjata Ringan rutin diadakan pasukan Kodim 0735/Surakarta dan Detasemen Perhubungan Korem (Den Hub Rem) 074 Warastratama Surakarta.

Latihan diadakan setiap tiga bulan sekali untuk mengasah keterampilan prajurit TNI AD.

Latihan terakhir adalah dilaksanakan pada Rabu (15/11/2017) lalu di Lapangan Markas Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo.

Sementara latihan selanjutnya diadakan Januari 2018 mendatang.

Perwira Seksi Operasi (Pasi ops) Kodim 0735 Surakarta, Kapten Inf Edi Susilo, mengatakan, latihan dikhususkan pada penggunaan senjata ringan.

“Kegiatan Triwulan IV Tahun 2017 ini untuk mengasah kemampuan personel," katanya Minggu (19/11/2017) siang.

Lanjutnya, latihan bertujuan agar para prajurit luwes saat menggunakan senjata ringan jika digunakan setiap waktu.

Selain itu, menembak adalah kemampuan dasar masing-masing personel.

Juga sebagai program pembinaan latihan rutin TNI AD setiap tiga bulan sekali.

Ia menuturkan, tujuan latihan adalah untuk mengasah kemampuan, meningkatkan keterampilan, dan kemahiran prajurit dalam bidang menembak.

Koordinator latihan, Kapten Inf Paidi, menjelaskan latihan menembak menggunakan dua jenis senjata yakni laras panjang dan laras pendek.

“Laras panjang kita gunakan senapan M16-A1 dan senapan jenis SS1-V1, untuk laras pendek menggunakan pistol jenis P1 buatan PT Pindad," ungkap dia.

Adapun materi menembak menggunakan jarak 100 meter sikap tiarap dan jarak 25 meter menembak pistol dengan menggunakan dua tangan.

Pihaknya menekankan kepada semua personel untuk menjaga fajtor keamanan saat latihan. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help