TribunSolo/

Setya Novanto Tersangka Kasus eKTP Lagi

Toyota Fortuner yang Dinaiki Setya Novanto saat Kecelakaan Melaju dengan Kecepatan 50 Km per Jam

Kemudian saat membentur pohon menjadi 21 km, lalu berhenti setelah membentur tiang Penerangan Jalan Umum (PJU).

Toyota Fortuner yang Dinaiki Setya Novanto saat Kecelakaan Melaju dengan Kecepatan 50 Km per Jam
TRIBUNNEWS/Dennis Destryawan
Mobil Setya Novanto. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya (PMJ) telah menerima hasil investigasi dari Korlantas dan Agen Pemegang Merek (APM) Toyota Astra Motor.

 Investigasi tersebut terkait kecelakaan mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO yang ditumpangi tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP, Setya Novanto (Setnov).

“TAA (Traffic Accident Analysis) sudah ada."

"Kendaraan Fortuner kecepatannya, pertama 50 km per jam,” kata Kombes Pol Halim Pagarra, ketika dikonfirmasi, Selasa (21/11/2017).

Lanjut Halim, kecepatan kedua saat naik trotoar menjadi 38 km per jam.

Kemudian saat membentur pohon menjadi 21 km, lalu berhenti setelah membentur tiang Penerangan Jalan Umum (PJU).

Tak hanya itu, hasil dari TAA, diketahui bahwa velg ban mobil tersebut tidak standar.

Artinya velg aslinya telah diganti.

“Velg ban ternyata tidak standar pabrik."

"Kalau menurut Toyota, tidak sesuai velg ban,” katanya.

Sementara, untuk keterangan mengenai air bag pihaknya masih meminta keterangan dari APM mengenai mekanismenya.

“Kami mintai keterangan sebagai saksi ahli,” jelasnya.

Seperti diketahui, Ketua DPR, Setya Novanto (Setnov) mengalami kecelakaan saat hendak menuju kantor Stasiun Metro TV di komplek Pilar Mas Raya Kav D, Jakarta Barat.

Namun, mobil yang dikemudikan Hilman Matauchi SAB, seorang wartawan, lalu ajudan Setnov, Reza, serta Setnov mengalami kecelakaan di Jalan Permata Berlian RT 02 RW 02 Kelurahan Grogol Utara, Kebayoranlama, Jakarta Selatan, Kamis (16/11/2017) pukul 18.30.

Berita ini sudah dimuat di wartakotalive.com dengan judul: Polantas: Fortuner Setnov Melesat 50 Km/Jam

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help