TribunSolo/

Pelaku UMKM di Wonogiri Menderita Akibat Banjir, Seperti Ini Cerita Mereka

Kalangan UMKM di kecamatan Tirtomoyo, contohnya, yang merasakan langsung imbas banjir dan longsor selama beberapa hari terakhir.

Pelaku UMKM di Wonogiri Menderita Akibat Banjir, Seperti Ini Cerita Mereka
DOKUMENTASI ANANG HARIS HIMAWAN
Tim SAR bersama petugas kemananan dan warga mengevakuasi jenazah dua korban banjir di sungai di Bengle, Dlepih, Tirtomoyo, Wonogiri, Kamis (30/11/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Wonogiri juga berdampak besar bagi pelaku usaha mikro kecil menengah.

Mereka tidak bisa berbelanja bahan hingga macet berproduksi.

Kalangan UMKM di kecamatan Tirtomoyo, contohnya, yang merasakan langsung imbas banjir dan longsor selama beberapa hari terakhir.

Ambrolnya jembatan di kawasan itu membuat sejumlah pengusaha kecil kelabakan.

“Sempat tidak bisa produksi, karena banyak jembatan putus."

"Sehingga kami tidak bisa belanja bahan-bahannya, kain dan bahan lainnya,” ungkap pengusaha batik tulis di Kecamatan Tirtomoyo, Aris.

Baca: Hadapi Mongolia, Ini Susunan Starter Timnas Indonesia

Tidak hanya produk batik yang terdampak.

Pengusaha genting dan batu bata merasakan hal serupa.

Salah satunya dialami Prapto, warga Dusun Taman, Desa Wiroko Kecamatan Tirtomoyo.

Halaman
1234
Editor: Daryono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help