TribunSolo/
Home »

Solo

BPR Sinar Baru Dicabut Izin Usahanya, LPS Minta Nasabah Tenang

Dengan demikian, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjalankan proses penjaminan dan melakukan proses likuidasi

BPR Sinar Baru Dicabut Izin Usahanya, LPS Minta Nasabah Tenang
TRIBUNTIMUR.COM
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - ‚ÄčIzin Usaha PT BPR Sinar Baru Perkasa telah dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sesuai dengan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Nomor KEP-218/D.03/2017 per hari Rabu (6/12/2017).

BPR tersebut berlokasi di Jl H Agus Salim Nomor 17, Laweyan, Solo.

Dengan demikian, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjalankan proses penjaminan dan melakukan proses likuidasi.

"LPS akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang layak dibayar dan tidak layak bayar," kata Sekretaris Lembaga LPS Samsu Adi Nugroho, Rabu (6/12/2017)

LPS mengimbau agar nasabah BPR Sinar Baru Perkasa tetap tenang dan tidak terpancing atau terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat menghambat proses pelaksanaan penjaminan dan likuidasi.

Baca: Wali Kota Solo Tegaskan Tidak Ada Penolakan Soal Keberadaan Rumah Singgah ADHA

Samsu menyatakan, rekonsiliasi dan verifikasi akan diselesaikan paling lambat 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha.

Adapun dalam rangka likuidasi BPR Sinar Baru Perkasa, LPS mengambil alih dan menjalankan hak dan wewenang pemegang saham.

“Ini termasuk hak dan wewenang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),”kata Samsu.

Halaman
12
Tags
OJK
Solo
LPS
Penulis: Imam Saputro
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help