TribunSolo/

Dewi Perssik Tolak Upaya Damai dalam Kasus Terobos Busway

Menurut dia, sekali masuk ranah hukum, maka penyelesaiannya harus sesuai hukum hingga tuntas.

Dewi Perssik Tolak Upaya Damai dalam Kasus Terobos Busway
(KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG)
Dewi Perssik (kiri) mendampingi suaminya Angga Wijara (kanan) melaporkan seorang petugas Transjakarta ke Sentra Pengaduan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Senin (4/12/2017) malam. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Penyanyi dangdut Dewi Perssik mengaku tak berniat sedikit pun menempuh jalan damai untuk menyelesaikan persoalannya dengan seorang petugas Transjakarta.

Menurut dia, sekali masuk ranah hukum, maka penyelesaiannya harus sesuai hukum hingga tuntas.

"Enggak ada kata damai, terus aja pantang mundur."

"Pokoknya, saat ini intinya biarkan fakta hukum berbicara."

"Aku tidak bisa bilang perdamaian atau apa, yang aku mau adalah fakta hukumnya seperti apa," ujar Dewi dalam wawancara di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2017).

"(Kalau petugasnya minta maaf), itu urusan belakang."

"Fakta hukum harus tetap berlaku," sambungnya.

Baca: Pengacara Dewi Perssik Minta Polisi Nanti Buka Rekaman CCTV Halte Busway Pejaten

Perempuan yang karib disapa Depe ini merasa langkah hukum yang ia dan suaminya, Angga Wijaya, lakukan sebagai pembuktian dan penegasan bahwa ia benar.

Sekaligus sebagai efek jera ke pihak-pihak yang mudah melakukan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan.

Halaman
123
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help