TribunSolo/

Sosialisasi 4 Pilar di Sukoharjo, Ini yang Disampaikan Wakil Ketua MPR Mahyudin

Kegiatan ini mengambil tema Peran Strategis Organisasi Kemasyarakatan Untuk Menegakkan 4 pilar MPR RI dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Sosialisasi 4 Pilar di Sukoharjo, Ini yang Disampaikan Wakil Ketua MPR Mahyudin
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Wakil Ketua MPR, Mahyudin saat membuka kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR bersama Kasgoro 1957 di Sukoharjo, Kamis (7/12/2017) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Acara Sosialisasi 4 Pilar MPR bekerja sama dengan Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kasgoro) 1957 di Gedung Sebaguna Rahayu, Kabupaten Sukoharjo dibuka, Kamis (7/12/2017).

Sosialisasi 4 Pilar MPR dihadiri oleh Wakil Ketua MPR, Mahyudin, Anggota DPR RI, Endang Srikarti dan Bowo Sidik Pangarso.

Selain itu hadir pula Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya.

Kegiatan ini mengambil tema Peran Strategis Organisasi Kemasyarakatan Untuk Menegakkan 4 pilar MPR RI dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

Baca: Sempat Diisukan Meninggal Digigit Komodo, Panji Sang Petualang Masih Hidup. Ini Profesinya Sekarang

"Kami berharap sosialisasi ini tidak sekedar memberikan pendidikan, tapi lebih menginternalisasikan dan menginterprestasikan nilai-nilai kebangsaan," kata Ketua Kasgoro Sukoharjo, Sarjono Kamis (7/12/2017) siang.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan anggota Kasgoro 1957.

"Saya yakin betul, acara ini dapat dimnfaatkan bagi anggota, monggo sama-sama kita mempertahankan NKRI harga mati," katanya yang langsung mendapatkan sambutan meriah dari peserta.

Dalam kegiatan ini, Wakil Ketua MPR, Mahyudin membahas mengenai konflik di Indonesia dan banyaknya teroris yang tertangkap di Indonesia.

Baca: Geger, Mamah Dedeh Permalukan Hajjah Berhijab Ini Di Depan Umum. Ada Apa?

‎Dalam pidato pembukaanya, Mahyudin mengatakan empat pilar kebangsaan penting dipahami dan ditanamkan pada seluruh generasi bangsa Indonesia.

Hal tersebut karena banyak kepentingan bangsa lain terhadap indonesia di era globalisasi ini yang dapat melunturkan pemahaman kebangsaan kita.

Apabila masyarakat memahami dan menanamkan empat pilar kebangsaan dengan baik, maka Indonesia akan menjadi bangsa produktif.

Indonesia menurutnya kaya akan sumberdaya alam dan memiliki bonus demografi. (*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help