TribunSolo/

Setya Novanto Tersangka Kasus eKTP Lagi

Bisakah Praperadilan Novanto Gugur?

Sidang praperadilan yang diajukan Ketua DPR RI Setya Novanto tetap bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Bisakah Praperadilan Novanto Gugur?
Kompas.com/Robertus Belarminus
Ketua DPR Setya Novanto keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (5/12/2017) 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Sidang praperadilan yang diajukan Ketua DPR RI Setya Novanto tetap bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Hakim praperadilan Kusno menegaskan, praperadilan belum gugur meski Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Hal ini tercantum dalam Pasal 82 Ayat 1 huruf d Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 (KUHAP) tentang Wewenang Pengadilan untuk Mengadili disebutkan bahwa praperadilan gugur apabila hakim pokok perkara mulai memeriksa terdakwa dalam persidangan.

Sidang praperadilan yang diajukan Ketua DPR RI Setya Novanto tetap bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Baca: Pemuda Bernama Mattia del Zotto Ini Racuni Kakek, Nenek dan Bibinya hingga Tewas

Hakim praperadilann Kusno menegaskan, praperadilan belum gugur meski Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Hal ini tercantum dalam Pasal 82 Ayat 1 huruf d Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 (KUHAP) tentang Wewenang Pengadilan untuk Mengadili disebutkan bahwa praperadilan gugur apabila hakim pokok perkara mulai memeriksa terdakwa dalam persidangan.

Dengan demikian, praperadilan tidak lagi berwenang menguji substansi petitum yang diajukan pemohon. 

"Jelas itu ya. Gugatan praperadilan gugur setelah perkara pokoknya mulai diperiksa," ujar Kusno di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2017).

Baca: Penggerebekan Pabrik PCC di Solo, Wakil Ketua MPR RI Ingin Pejabat Terkait juga Turut Diperiksa

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help