Menhub: Harga Tiket Kereta Bandara Turun Jadi Rp 70.000 Karena Permintaan Presiden Jokowi

Setelah diresmikan pada 2 Januari 2018 nanti, masyarakat akan dikenakan tarif normal Rp 70.000.

Menhub: Harga Tiket Kereta Bandara Turun Jadi Rp 70.000 Karena Permintaan Presiden Jokowi
Kompas.com/Yoga Hastyadi Widiartanto
KA Bandara Soekarno Hatta dengan rangkaian enam gerbong tiba di Stasiun Sudirman Baru. KA tersebut diuji coba dengan rangkaian penuh untuj kedua kalinya pada Selasa (28/11/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, BOGOR - Kereta Bandara Soekarno-Hatta sudah bisa dijajal masyarakat dengan tarif promo Rp 30.000 sekali jalan.

Setelah diresmikan pada 2 Januari 2018 nanti, masyarakat akan dikenakan tarif normal Rp 70.000.

Harga ini ditetapkan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

"Kalau menurut saya, Pak Presiden sudah ngasih satu harga yang bagus menjadi Rp 70.000, itu Pak Presiden yang menetapkan," kata Menteri Perhubungan Budi Karya di Istana Bogor, Rabu (27/12/2017).

Budi Karya mengatakan, awalnya Kementerian Perhubungan menetapkan harga Rp 100.000 sekali perjalanan. 

Baca: Siap-siap, Menpan RB Bakal Buka Rekrutmen CPNS dengan Formasi Ratusan Ribu Orang

Namun, Jokowi merasa harga tersebut terlalu mahal untuk dijangkau masyarakat.

"Karena policy dari Presiden, terus PT Railink bisa, menjadi Rp 70.000," ucap Budi.

Hanya saja, lanjut Budi, PT Railink harus mencari sumber pendapatan lain untuk menutupi kekurangan pendapatan dari tiket. Salah satunya adalah dari sponsor.

"Soalnya itu supaya angka feasibel dengan Rp 100.000 bisa dicapai lagi," kata Budi.

Uji coba kereta bandara dimulai sejak Selasa (26/12/2017). KA Bandara sementara dapat diakses melalui Stasiun Sudirman Baru (BNI City), Stasiun Batu Ceper, dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta. (Ihsanuddin)

Artikel di atas telah dipublikasikan Tribunnews.com dengan judul:  Atas Permintaan Jokowi, Harga Tiket Kereta Bandara Dipangkas Jadi Rp 70.000

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help