Raperda Larang Nama Anak Kebarat-baratan Hebohkan Medsos, Ini Tanggapan Ketua DPRD Karanganyar

Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, ketika dimintai konfirmasi TribunSolo.com mengakui adanya raperda tersebut.

Raperda Larang Nama Anak Kebarat-baratan Hebohkan Medsos, Ini Tanggapan Ketua DPRD Karanganyar
DOKUMENTASI TRIBUNSOLO.COM
Ilustrasi rancangan peraturan daerah (Raperda). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pelestarian Budaya Lokal di Kabupaten Karanganyar sempat menghebohkan media sosial (medsos).

Pasalnya, di raperda itu terdapat aturan yang melarang warga Karanganyar memberikan nama anak dengan nuansa kebarat-baratan.

Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, ketika dimintai konfirmasi TribunSolo.com mengakui adanya raperda tersebut.

"Iya itu memang salah satu usulan, tapi kan prosesnya masih sangat panjang," katanya, Selasa (2/1/2018).

Baca: DPRD Karanganyar Usulkan Raperda Larang Nama Anak Kebarat-baratan, Ini Alasannya

Menurutnya, hal itu masih akan dibahas oleh para ahli.

" Masih dibahas juga apakah pelarangan pemberian nama itu melanggar hak atau tidak," ucap dia.

"Masih akan dikaji oleh ahli, "ujarnya.

"Kemudian apakah nama itu termasuk budaya atau tidak juga masih dikaji juga," ujar politikus PDI Perjuangan ini.

Halaman
12
Penulis: Imam Saputro
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved