Sri Mulyani Sebut Inflasi Sepanjang 2017 Jauh di Bawah Prediksi Pemerintah

Menurut data BPS, pada September 2017, jumlah penduduk miskin Indonesia mencapai 26,58 juta penduduk.

Sri Mulyani Sebut Inflasi Sepanjang 2017 Jauh di Bawah Prediksi Pemerintah
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA  - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, laju inflasi sepanjang 2017 sebesar 3,61 persen di bawah prediksi pemerintah.

Dia mengatakan, rendahnya inflasi pada 2017 disebabkan upaya pemerintah dalam menjaga pergerakan harga pangan atau volatile food.

"Hari ini Badan Pusat Statistik (BPS, Red) mengumumkan inflasi, ini di bawah 4 persen," ujar Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (2/1/2018).

"Jauh dibanding yang sebelumnya diprediksi Bank Indonesia (BI, Red)," katanya.

Menurut dia, besaran inflasi pada 2017 disebabkan oleh kebijakan pemerintah yakni adanya harga barang atau jasa yang diatur oleh pemerintah, mulai harga bahan bakar minyak dan tarif dasar listrik. 

"Memang tren 2017 yang mengkontribusikan paling tinggi adalah administered price terutama pada saat kenaikan harga listrik" kata Ani, panggilan akrab Sri Mulyani.

"Tapi volatile food dan dari sisi core inflation cukup stabil, bahkan volatile food mengalami penurunan tajam," ujarnya.

Sementara dari sisi tingkat kemiskinan, jumlah penduduk miskin di Indonesia alami penurunan.

Menurut data BPS, pada September 2017, jumlah penduduk miskin Indonesia mencapai 26,58 juta penduduk.

Jumlah tersebut menurun 4,28 persen dibandingkan pada Maret 2017 sebesar 27,77 juta jiwa.

Halaman
12
Penulis: Admin
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help