Legenda Grand Prix : Marquez Jangan Terlalu Agresif di 2018

Karena yang dilakukannya saat ini berisiko besar mengalami cedera, seperti saran legenda grand prix sepeda motor Kevin Schwantz

Legenda Grand Prix : Marquez Jangan Terlalu Agresif di 2018
(Crash.net)
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez menjadi yang tercepat saat sesi latihan bebas ketiga atau free practice 3 GP Valencia di Sirkuti Ricardo Tormo, Sabtu (11/11/2017). 

TRIBUNSOLO.COM - Pembalap tim pabrikan Honda, Marc Marquez, perlu mengadopsi gaya berkendara yang tak begitu agresif ke kedapan terutama musim 2018.

Karena yang dilakukannya saat ini berisiko besar mengalami cedera, seperti saran legenda grand prix sepeda motor Kevin Schwantz.           

Dari data pembalap yang jatuh atau crash di trek pada 2017, Marquez menempati urutan kedua terbanyak mencapai 27 kali, di mana posisi pertama Sam Lowes pebalap Aprilia.

Memang Marquez terkenal dengan gayanya yang selalu mengendarai motor pada batas paling tinggi.

Schwantz juara dunia 500cc pada 1993, memang memuji kemampuan Marquez, tapi pada saat yang sama juga memperingatkan, kalau Marquez akan mengalami cedera serius kecuali jika dia menggunakan pendekatan baru ketika berkendara.

Baca: Usai Ditangkap Saat Pesta Narkoba, Istri Cantik Wakil Wali Kota Gorontalo 2 Kali Pingsan

"Marquez harus menemukan cara untuk mengendarai motor dengan cepat, tapi pada saat yang sama turunkan juga resikonya, karena suatu hari Anda bisa cedera dan menyakiti diri sendiri," ujar Schwantz mengutip Motorsport.com, Rabu (3/1/2017).

"Mungkin hanya patah tulang selangka atau sesuatu yang sederhana, tapi tetap saja itu bisa memperlambat dan menurunkan performa"

"Marquez sebenarnya beruntung, di mana mengalami beberapa kecelakaan besar tanpa sampai membuatnya menderita,” ujar Schwantz.

Target Marquez “Less Crash”

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help