TribunSolo/

Luhut Larang Tenggelamkan Kapal, Begini Tanggapan Susi Pudjiastuti

Menteri Susi memaparkan penenggelaman dari kapal-kapal pencuri ikan asing di Indonesia itu diatur dalam UU tadi.

Luhut Larang Tenggelamkan Kapal, Begini Tanggapan Susi Pudjiastuti
Dispenal
Penenggelaman kapal-kapal asing pencuri ikan yang dilakukan TNI AL dan KKP di Tarakan dan Pontianak. Kapal-kapal tersebut berasal dari Filipina dan Vietnam. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti angkat bicara terkait pelarangan penenggelaman kapal. Hal itu diungkapkan Susi melalui laman resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) News di media sosial YouTube.

Dalam video tersebut, Susi yang mengenakan kemeja lengan panjang berwarna merah muda membahas mengenai aksi penenggelaman kapalnya selama ini. Video tersebut diunggah sejak 18.30 WIB Selasa (9/1/2018).

Susi menegaskan tugasnya sebagai menteri adalah menjaga laut dan ikan yang dibawa oleh kapal-kapal ilegal. Hal itu kata Susi sesuai dengan Undang-undang (UU) no.45 tahun 2009.

 "Yang saya lakukan dengan tenggelam, tenggelamkan, penenggelaman kapal itu adalah sebuah tugas negara menjalankan amanah dari pada UU Perikanan kita no.45 tahun 2009," ujar Susi di laman KKP News.

Baca: Pilkada Jateng 2018, PKB Resmi Dukung Sudirman Said dan Ida Fauziah

Menteri Susi memaparkan penenggelaman dari kapal-kapal pencuri ikan asing di Indonesia itu diatur dalam UU tadi.

Karena itu Susi membantah bahwa ide tersebut berasal dari dirinya pribadi dan Presiden Joko Widodo. 

"Jadi bukan ide Susi Pudjiastuti, bukan pula ide Pak Jokowi, tetapi Pak Jokowi memerintahkan dengan ketegasan beliau untuk kita bisa mengeksekusi UU no.45 tahun 2009," tegas Susi.

Susi menambahkan tujuan penggelaman kapal tidak bisa langsung dilakukan tanpa melalui pengadilan.

Baca: Menikmati Hangatnya Wedang Ronde Pak Jak di Ambarawa, Ini yang Bikin Beda dari Lainnya

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help