TribunSolo/

Ini Cara yang Benar Menghidupkan Mesin Motor Injeksi

Hampir semua sepeda motor yang dipasarkan di Indonesia sudah berteknologi injeksi, seiring regulasi standar emisi Euro III.

Ini Cara yang Benar Menghidupkan Mesin Motor Injeksi
(Kompas/Fachri Fachrudin)
Pada motor injeksi, indikator akan menyala dan speedometer akan naik ketika kontak diposisikan on. Dalam posisi ini, sebaiknya jangan langsung menyalakan mesin. 

TRIBUNSOLO.COM - Hampir semua sepeda motor yang dipasarkan di Indonesia sudah berteknologi injeksi, seiring regulasi standar emisi Euro III.

Tetapi, kebiasaan perilaku menggunakan motor jenis karburator masih kerap tertinggal, padahal teknologinya sudah berbeda.

Paling sederhana, adalah cara menghidupkan mesin.

Nyatanya, hingga saat ini masih banyak pemilik motor injeksi yang langsung menyalakan mesin setelah kontak dihidupkan.

Baca: Soal Pembahasan Pasal Kumpul Kebo, Fraksi-fraksi di DPR Belum Satu Suara

Padahal, idealnya menunggu sampai melihat lampu indikator (injeksi) biasanya berkelir oranye pada speedometer mati atau setelah engine check.

Kepala Bengkel Astra Motor Center Jakarta, Rendra Kusuma, mengatakan, menghidupkan motor injeksi dengan cara seperti itu memang tidak memunculkan masalah serius.

Tetapi sebagai bentuk perawatan agar motor lebih awet, maka sedianya lakukanlah hal yang benar.

"Sebaiknya tunggu sampai jarum speedometernya turun," kata Rendra saat ditemui di tempat kerjanya di bilangan Dewi Sartika, Jakarta Timur,  beberapa waktu lalu.

Renda melanjutkan penjelasan, seketika kontak dalam posisi "on", namun pompa bahan bakar belum bekerja seperti standar optimal mesin.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help