Canthik Perahu Rajamala, Ikon Koleksi di Museum Radya Pustaka Solo

Semula perahu tersebut dimaksudkan untuk menjadi alat transportasi air bagi permaisuri Pakubuwono IV jika ingin pulang ke Madura.

Canthik Perahu Rajamala, Ikon Koleksi di Museum Radya Pustaka Solo
TRIBUNSOLO.COM/Halimah Nina
Canthik Perahu Rajamala di Museum Radya Pustaka Solo 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Terdapat berbagai macam koleksi barang-barang kuno di Museum Radya Pustaka Solo.

Antaralain wayang, arca, buku, naskah-naskah kuno, keramik, koleksi tosan aji, senjata tradisional, koleksi gamelan, topeng, dan berbagai barang kuno lainnya.

Menurut Soemarno Wijayanti, petugas Museum Radya Pustaka, koleksi yang menjadi masterpiece atau ikon museum Radya Pustaka adalah Canthik Perahu Rajamala.

Yaitu hiasan pada bagian depan perahu pesiar istana.

Hiasan tersebut diambil dari simbol tokoh pewayangan yakni Raden Rajamala.

“Itu adalah hiasan di depan kapal raja, bentuknya memang seperti raksasa,” tutur Yanti kepada TribunSolo.com, Rabu (10/1/2018).

Baca: Jasa Ramalan di Museum Radya Pustaka Solo Jadi Rujukan Wisatawan untuk Cari Hari Baik

Canthik tersebut dibuat dari kayu jati yang berasal dari hutan Danalaya.

Semula perahu tersebut dimaksudkan untuk menjadi alat transportasi air bagi permaisuri Pakubuwono IV jika ingin pulang ke Madura.

Namun pada akhirnya, perahu tersebut hanya dipakai hilir mudik Solo-Gresik hingga masa Pakubuwono VII.

Koleksi Canthik Rajamala tersebut dapat dilihat di ruang bagian ketujuh Museum Radya Pustaka.

Adapun Museum Radya Pustaka terletak di Jalan Brigjen Slamet Riyadi atau berada di sebelah Taman Sriwedari, Solo.
(Magang TribunSolo.com/Halimah Nina)

Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved