​Dikunjungi Menlu, Pengasuh Ponpes Al Muayyad Sebut Diplomasi Publik Penting Dikenalkan ke Santri

Semua lapisan masyarakat, kata dia, pada lini paling basis perlu mengenal diplomasi publik dengan beragam profesi dan tupoksinya.

​Dikunjungi Menlu, Pengasuh Ponpes Al Muayyad Sebut Diplomasi Publik Penting Dikenalkan ke Santri
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Marsudi saat berbincang dengan pengasuh pondok pesantren Al Muayyad, Solo, Jumat (12/1/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - ​ Pengasuh Pondok Pesantren Al Muayyad Surakarta KH Dian Nafi` menyambut baik kunjungan Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Marsudi ke pondoknya, Jumat (12/1/2018) sore.

Menurutnya, kunjungan menteri itu bisa menjadi sarana pengenalan diplomasi publik ke santri.

"Memang saat ini pemerintah sudah harus mengenalkan diplomasi publik ke masyarakat, simpul-simpul masyarakat, baik keagamaan, kesenian, profesi, akademik harus masuk ke diplomasi publik,” katanya, Jumat (12/1/2018).

“Apalagi makin terbuka hubungan Indonesia dengan negara lain, maka kita harus makin mengisinya dengan diplomasi publik," ujar Gus Dian.

Baca: Jeng Mujek, Layanan Ojek Online Khusus Wanita yang Dirintis Mahasiswi UNS Solo

Semua lapisan masyarakat, kata dia, pada lini paling basis perlu mengenal diplomasi publik dengan beragam profesi dan tupoksinya.

Diplomasi publik bertujuan menumbuhkan opini masyarakat yang positif di negara lain melalui interaksi kelompok-kelompok kepentingan.

Oleh karena itu diplomasi publik mensyaratkan kemampuan komunikasi antar budaya karena terkait dengan berubahnya sikap masyarakat, saling pengertian dalam melihat persoalan- persoalan kebijakan luar negeri.

Pada kesempatan itu, menlu mengajak para santri untuk mengenalkan Islam adalah agama yang damai.

Halaman
12
Penulis: Imam Saputro
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved